This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 25 Juli 2011

True love Starts Somewhere

Disalah satu sekolah favorit di kota yang penuh kedamaian,ada siswa yang bernama Fernandez. Dia adalah salah satu siswa yang tahun itu naik ke kelas XI program studi IPA. Anaknya juga biasa-biasa saja. Dia suka berolahraga,apalagi jika diajak teman-temannya bermain sepak bola atau bermain futsal dia sangat berantusias mengikutinya.
Saat pembagian kelas dia masuk di kelas XI-5,hanya ada satu teman sekelasnya dari kelas X yang sekelas lagi yang bernama bernardio. Saat itu Fernandez hanya tau beberapa teman-teman sekelasnya,karena di kelas itu mayoritas merupakan dari salah satu kelas X-9.
Hari demi hari dijalani bersama teman-teman tersebut. Suatu hari Fernandez entah gimana suka sama satu teman sekelasnya yang waktu itu cewek yang disukainya sudah mempunyai pasangan. Dia hanya memendam perasaannya sampai tidak diketahui siapa-siapa. Cewek tersebut bernama Sara. Dia merupakan sosok salah satu wanita yang cantik di kelas tersebut, Dia juga keliatan begitu tidak akrab dengan si Fernandez.Fernandez berusaha mengetahui semua yang ada tentang si cewek tersebut,pertama kali dia menanyakan nomer handphone semua anak sekelas padahal maksud hatinya hanya ingin nomernya Sara.
Pertama kalinya cowok ini mengirim sms yang ga penting cuma untuk mendapat balasan dari Sara.Sara membalas pesannya,tapi Cowok ini masih ingin mengetahui perasaannya dengan berpura-pura jutek kepadanya.Fernandez setiap malam mengirim pesan untuk semua teman sekelasnya,tapi hanya berharap yang membalasnya adalah Sara.Sara pun menanggapi pesan yang dikirimkan kepadanya.
Tapi sayang suatu hari Fernandez kehilangan nomer handphonenya Sara. Dia mau memintanya kembali tapi masih ragu takut dikira ada apa-apa dengannya. Cowok ini masih memendam perasaannya,sampe benar mengetahui perasaan si Sara. Sampai suatu ketika dia mulai putus asa karena tidak mendapatkannya.Dia hanya dekat waktu pelajaran TIK karena dalam ruangan tersebut mereka berdua duduk bersebelahan. Mereka berdua itu tidak pernah akur,ya bagaikan air dan api gitu lah,tau sendiri kan gimana air dan api ga pernah akur,pokok ribut sendiri deh.
Suatu hari Fernandez ini di gosipkan oleh teman-temannya dekat sama satu teman sekelasnya Vania. Vania ini salah satu teman sekelasnya Sara di kelas X. Teman-temannya selalu menggosipkan Fernandez dekat dengan Vania,padahal Fernandez tidak punya perasaan yang spesial dengan Vania. Mereka berdua hanya sebatas teman biasa. Gosipnya berjalan hampir setengah tahun. Suatu hari Fernandez berhasil mendapatkan kembali nomor Handphone Sara,tapi dia tidak berani mengerim pesan terlebih dahulu.
Suatu ketika Sara mengirim pesan kepada Fernandez untuk menanyakan suatu pelajaran soalnya saat itu sekolah tersebut sedang menlangsungkan Ulangan Kenaikan Kelas. Fernandez sangat bahagia sekali karena Sara sms terlebih dahulu,tapi cowok ini masih bersikap dingin ke Sara. Dari sinilah cerita cinta mereka mulai terukir. Setiap hari mereka berdua smsan hingga larut malam. Disini Sara mulai mengungkapkan perasaan yang sama dengan Fernadez. Tapi Fernandez masih ragu apa dia sudah putus dengan cowoknya yang bernama Laveran?. Sara mulai meyakinkan kalo dirinya sudah putus dengan cowoknya. Mulailah Fernandez mengetahui perasaan Sara melalui teman dan twitternya. Hubungan dekatnya sering menggunakan jejaring sosial.
Liburan sekolah dimulai, Fernandez ikut study tour bersama teman-teman sekolahnya,sayangnya Sara tidak ikut Study Tour.Dia pergi liburan bersama keluargannya.Hari demi hari selama liburan dijalani dengan telfon-telfonan untuk melepas rasa kangen yang begitu melanda. Setelah pulang dari Study Tour,setiap malam mereka Webcaman supaya dapat mengetahui keadaannya. Entah angin apa hari jumat itu Fernandez ingin menyatakan cintanya. Dia mengatakan sejujurnya apa yang dia rasakan terhadap Sara. Sara pun menerima Fernandez sebagai pacarnya.
Detik demi detik mereka lalui dengan bahagia, sampai suatu ketika 1 minggu telah berlalu. Sara memutuskan untuk putus dengan Fernandez dan kembali kepada Laveran. Fernandez sangat kecewa dengan keputusan Sara yang memutuskannya. Dia masih menginginkannya kembali. Sara mejelaskan kepada Fernandez kenapa dia kembali kepada mantannya karena dia kasihan terhadap mantannya yang setiap hari menangis dan juga dipaksa oleh keluarga Laveran untuk kembali. Dalam hati kecilnya Fernandez berkata, " Apa cinta hanya bisa dibeli dengan kasihan? Apa cinta baik jika dipaksa?". Sampai saat ini Fernandez pun masih sangan sedih karena Sara meninggalkannya dan lebih memilih yang lain. Dia berharap bisa kembali padanya suatu saat nanti,entah kapanpun dia menunggunya. Sedih yang sangat berat untuk melupakannya. Dia masih bertanya dalam hatinya sendiri,kenapa Sara lebih memilih Laveran dibandingkan dirinya. Tapi, dia meyakini suatu saat nanti merka dapat bersatu kembali.
SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.CINTA SEJATI AKAN DIMULAI DARI SUATU TEMPAT ENTAH DIMANAPUN KITA BERADA.

*NB : maaf kata-kata yang disusun belum begitu sempurna dan kalo ada kata-kata yang kurang berkenan/menyinggung perasaan orang lain mohon dimaafkan.

Cinta Lama Bersemi di Tambaksari


“Bonekmania.. Suporternya Persebaya. Pasoepati.. Suporternya Solo FC. Dari pada kita bermusuhan, lebih baik kita seduluran. Bonek Solo joss! Kita saudara..”
Entah siapa dulu yang memulai, ketika lirik lagu di atas dinyanyikan di Gelora 10 November, sontak semua orang yang memenuhi seisi stadion memberikan riuh tepuk tangan. Inilah kenyataan yang terjadi di stadion kebanggaan publik Surabaya pada hari Senin (9/5) lalu.
Memang tidak salah jika harus menyebut bahwa stadion Gelora 10 November adalah tempat paling angker yang tidak boleh dikunjungi Pasoepati. Itu didasari dari serangkaian peristiwa buruk yang mewarnai hubungan kedua suporter, Pasoepati dan Bonekmania.

Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya yang ‘seharusnya’ menjadi tempat paling angker bagi Pasoepati, nyatanya malah menjadi tempat yang sangat bersahabat bagi suporter asal Solo ini. Bagaimana tidak, selama berada di kota Surabaya, ratusan Pasoepati dimanjakan dengan keramahan dan pelayanan yang begitu memuaskan dari Bonekmania.
Sejak beberapa tahun lalu, kedua kelompok suporter yang disimbolisasi dengan warna merah dan hijau ini memang tak pernah akur. Bahkan, bisa dibilang keduanya saling mengklaim sebagai musuh abadi. Bagaikan tikus dan kucing, jika kedua suporter ini dipertemukan, maka yang akan terjadi adalah pertengkaran anarkis.
Namun, sepenggal cerita tersebut merupakan bagian cerita di masa lalu. Kini, dengan berbesar hati, kedua kelompok suporter pun sepakat mengikrar tali perdamaian.
Minggu (8/5) malam, menjadi saat yang dinantikan. Ratusan Pasoepati telah berkumpul di stasiun Jebres menunggu jadwal kedatangan kereta api Gaya Baru Malam yang akan mengangkut rombongan Pasoepati ke Surabaya. Sekitar pukul 11 malam, kereta yang dinantikan pun datang dan langsung mengangkut semua rombongan.
Kedatangan ratusan Pasoepati ke Surabaya hari Senin lalu, memang telah melalui koordinasi yang sangat panjang. Baik pihak Pasoepati maupun Bonekmania, sama-sama terus menjalin komunikasi agar lawatan Pasoepati ke kota Pahlawan dapat berjalan aman dan nyaman.
Tak hanya Pasoepati, Bonekmania pun juga turut serta dalam rombongan di kereta api tersebut. Bonekmania memang sengaja datang dari Surabaya khusus untuk menjemput dan memberikan pengamanan bagi Pasoepati selama perjalanan ke kota Pahlawan.
Keinginan rombongan Pasoepati untuk bisa hadir di Surabaya ternyata tidak selalu berjalan mulus. Ketika laju kereta baru mulai meninggalkan stasiun, kereta pun lantas dilempari batu oleh sejumlah oknum yang tidak menginginkan perdamaian Pasoepati-Bonek. Namun kejadian itu tidak lantas membuat ciut nyali bagi para pejuang perdamaian Pasoepati untuk tetap berangkat ke Surabaya.
“Kami tahu siapa yang berbuat (melempar batu). Tapi riak-riak kecil seperti itu sudah biasa. Yang terpenting, kita menuju sebuah perbaikan. (Perdamaian) lebih banyak didukungnya dari pada hanya sekedar pokok’e,” ujar Bimo Putranto Presiden Pasoepati, dikutip dari beritajatim.com
Sekitar pukul 3 pagi, hari Senin (9/5), kereta pun mulai masuk di stasiun Gubeng, Surabaya. Begitu kereta memasuki stasiun, nyanyian dari para Bonekmania langsung menggema untuk menyambut kedatangan Pasoepati. “Bonek-Solo kita saudara. Bonek-Solo kita saudara. Provokator dibunuh saja.”
Dirigen Bonekmania, Hamin Gimbal, selalu ramah terhadap Pasoepati yang selalu memintanya untuk berfoto bersama.
Turun dari kereta, ratusan Pasoepati pun langsung disambut meriah oleh Bonekmania. Jumlah Bonek yang menjemput pun tak sedikit, ada lebih dari 100 orang Bonek yang datang ke stasiun. Tak tampak wajah-wajah cemas yang menghias raut muka rombongan Pasoepati.
Datang ke Surabaya, Pasoepati justru senang dengan sambutan Bonekmania. Saling berjabat tangan adalah hal pertama yang dilakukan sebagai bentuk bahwa pertemuan dini hari itu adalah pertemuan yang diselimuti rasa persahabatan, persaudaraan dan tanpa dibumbui rasa dendam.
Dari stasiun Gubeng, rombongan Pasoepati selanjutnya diarak menuju ke lapangan Karanggayam. Lapangan Karanggayam sendiri merupakan tempat latihan tim Persebaya 1927. Letaknya tepat di belakang wisma pemain Persebaya 1927.
Di lapangan Karanggayam, Pasoepati ditempatkan di tribun yang beratap agar dapat langsung berisitirahat setelah capek dari perjalanan. Dan sebagai tuan rumah, Bonek pun memberikan jamuan berupa makanan dan air mineral untuk Pasoepati.
Perwakilan Pasoepati dan Bonek Berkeliling Lapangan Untuk Kulonuwun.
Pelayanan Bonekmania terhadap Pasoepati dinilai memuaskan. Banyak Pasoepati yang terheran-heran dengan sambutan Bonekmania yang luar biasa. Persediaan makanan dan minuman pun malah bisa dibilang berlebih. Tak heran jika satu orang Pasoepati bisa makan hingga berkali-kali karena banyaknya persediaan makanan yang disediakan oleh Bonek.
“Kita terheran-heran, Bonek sudah banyak perubahan dalam hal membina hubungan dengan suporter lain. Yang jelas kita menginginkan perdamaian. Kita berterima kasih atas segala sambutannya kepada kami. Cukup meriah, sampai-sampai teman-teman terharu, saking senangnya,” ujar Bimo Putranto Presiden Pasoepati, dikutip dari beritajatim.com
Selama berada di lapangan Karanggayam, baik Pasoepati dan Bonekmania sama-sama saling membaur menjadi satu. Tidak terlihat pengelompokan tersendiri antara Pasoepati dan juga Bonekmania. Semua bebas berbaur satu sama lain.
“Melihat kedekatan Bonek dan Pasoepati, mungkin jika orang awam yang melihatnya pasti akan mengira bahwa Bonek dan Pasoepati sudah bersaudara sangat lama. Tapi kenyataannya, saat itu antara Bonek dan Pasoepati baru saja memulai hubungan persaudaraan setelah sebelumnya lama bertikai,” ujar salah seorang Pasoepati di wisma Persebaya.
Salah Satu Spanduk Yang Terbentang di Depan Stadion G10N.
Pukul 14.30 wib, rombongan Pasoepati dengan dikawal ratusan Bonek, bergegas menuju ke stadion Gelora 10 November. Letak stadionnya pun sangat dekat, hanya selemparan batu. Prosesi kedatangan Pasoepati ke stadion pun menjadi tontonan menarik bagi ribuan Bonekmania lainnya.
Selama perjalanan menuju ke stadion, tak ada provokasi yang terjadi, tak ada nyanyian rasis, tak ada hujatan, dan tak ada bentuk ancaman. Semua berjalan aman dan nyaman. Sama halnya dengan yang terjadi kepada Bonekmania, rombongan Pasoepati pun juga harus melalui pemeriksaan petugas kepolisian ketika hendak masuk ke dalam stadion.
Berada di dalam stadion, ratusan Pasoepati ditempatkan di tribun utama. Hal ini menguntungkan bagi Pasoepati karena selain pandangan mata ke arah lapangan lebih luas, Pasoepati pun juga bebas dari terik matahari yang memang di siang itu cuaca kota Surabaya memang lagi panas membara.
Berada di dalam tribun utama, Pasoepati pun lagi-lagi masih mendapatkan pengawalan, baik dari petugas kepolisian maupun dari Bonek sendiri. Bahkan, ada beberapa Bonekmania yang juga malah turut memilih duduk berdampingan dengan Pasoepati.
Ratusan Pasoepati ditempatkan di tribun utama stadion Gelora 10 November.
Ketika pertandingan Solo FC dan Persebaya 1927 dilangsungkan, baik Bonekmania dan Pasoepati mulai saling berdendang lagu. Bonekmania menyapa Pasoepati dengan sebuah lagu yang mereka nyanyikan, pun demikian dengan Pasoepati yang membalasnya juga melalui lagu. Aksi berbalas lagu ini kerap kali mendapatkan riuh tepuk tangan dari semua orang yang ada di dalam stadion.
“Beberapa waktu yang lalu, kami saling serang dengan Bonek. Tak sedikit darah yang mengucur deras karena permusuhan kami. Tapi hari ini, kami bisa berdamai, saling bernyanyi bersama, saling sahut-sahutan. Sungguh indah perdamaian ini. Memang jika dendam dibalas dengan dendam, maka tak akan ada ujung akhirnya.
Tapi dengan cara berdamai seperti ini, konflik yang pernah terjadi pun harus dipaksa diakhiri. Berganti dengan persaudaraan yang lebih baik,” ujar salah seorang Pasoepati di tribun.
Pertukaran cindera mata Bonekmania-Pasoepati sebagai simbolisasi perdamaian antar kedua kelompok suporter.
Di jeda pertandingan seusai babak pertama berakhir, perwakilan Bonekmania dan Pasoepati turun ke pinggir lapangan. Secara simbolis dua perwakilan kelompok suporter ini saling bertukar cindera mata. Bonekmania memberikan sebuah bendera hijau bertuliskan Persebaya 1927 kepada perwakilan Pasoepati.
Sebaliknya, Bonekmania pun mendapatkan sebuah syal merah bertuliskan Pasoepati. Ini adalah bentuk simbolisasi dari perdamaian Bonekmania dan Pasoepati. Cindera mata yang diberikan memang hanya barang yang sederhana, namun di balik itu semua ada makna perdamaian yang jauh lebih besar manfaatnya.
Pertandingan Solo FC melawan Persebaya 1927 akhirnya berakhir untuk kemenangan Persebaya 1927 dengan skor pertandingan 0-2. Meski tim yang didukungnya mengalami kekalahan, namun ratusan Pasoepati yang hadir di stadion bisa berbesar hati menerima hasil pertandingan tersebut. Baik Pasoepati dan Bonekmania, sama-sama mengakhiri aksi mereka di dalam stadion dengan aksi damai dan tak sekalipun terjadi keributan antar suporter. Selesainya pertandingan, Pasoepati tak bisa lantas keluar stadion dan langsung pulang.
Oleh Bonekmania beserta pihak keamanan, ratusan Pasoepati tetap ditahan di dalam stadion. Di saat itulah beberapa Bonekmania mulai mendekat ke tribun Pasoepati untuk bisa saling bertukar syal, kaos dan atribut suporter lainnya. Tak heran, Pasoepati yang sedari awal beratribut warna merah, malah banyak yang berubah atribut menjadi hijau khas Bonekmania.
Keakraban Pasoepati dan  Bonkemania di tribun utama.
Meski pertandingan telah selesai pada jam 5 sore, namun sejam berlalu Pasoepati masih tetap dikurung di dalam stadion. Rupanya sebelum pulang Pasoepati masih mendapatkan fasilitas makan malam gratis yang disediakan oleh Bonekmania. Pasoepati benar-benar telah dimanjakan oleh suporter Bajul Ijo.
Baru di jam 7 malam, akhirnya Pasoepati baru diperbolehkan keluar dari dalam stadion. Di luar stadion telah menunggu sebuah truk yang akan mengangkut ratusan Pasoepati menuju ke terminal bus. Perjalanan Pasoepati menuju ke terminal bus pun masih dengan pengawalan dari Bonekmania. Hingga pada akhirnya sesampainya di terminal, Pasoepati lantas melanjutkan perjalanan pulang menuju Solo menggunakan bus yang telah disewa.
Tur Pasoepati ke kota Surabaya jilid dua, Senin (9/5) lalu, memang memberikan kesan tersendiri bagi Pasoepati. Kesan brutal dan anarkis yang dulu kerap ditunjukkan Bonekmania, justru tak lagi tampak pada diri Bonek saat ini.
Justru sebaliknya, dengan gembira Bonekmania menyambut kedatangan Pasoepati dengan tangan terbuka, penuh suka cita, penuh bersahabat dan memberikan pelayanan yang sangat memuaskan. Rasanya, perdamaian memang lebih indah jika dibandingkan dengan permusuhan. Demi sepak bola Indonesia yang lebih baik, perdamaian memang harus diwujudkan. T
ur Pasoepati ke Surabaya bukanlah menjadi puncak perdamaian antara Pasoepati dan Bonek. Itu hanyalah pondasi awal, jalan pembuka bagi moment perdamaian selanjutnya. Perjuangan masih belum berakhir.
Sumber : PASOEPATI.NET

Foto-Foto Di Pantai




























Kamis, 14 Juli 2011

ULTRAS SUR


Madridista dikenal sbg salah satu fans klub terkejam didunia,mereka tidak segan2 mencemooh dngn cara bersiul dan meniup peluit di bernabeu jika timnya bermain buruk..bahkan mereka jg tidak segan2 memberikan standing applause bwt tim musuh jika mereka mampu bermain baik di bernabeu.
Bayangkan..para galacticos2 sekaliber beckham,ronaldo,robinho,robben dan VdV pun merasa gugup jika bermain di bernabeu.

*dikutip dari berbagai sumber

madridista terbagi atas 2 golongan, madridista dan madridista garis keras . . .
Madridista mereka selalu mendukung dan memuji madrid disaat menang ataupun kalah.
Madridista garis keras mereka akan mendukung dan memuji madrid disaat menang tapi saat madrid kalah mereka jg akan memaki2 para pemain ataupun pelatih . . . . Walau begitu mereka siap mati buat bela madrid jka ada yg mengusik . . .
Kalo ga salah istilah utk madridista garis keras adalah Ultras Madridista


SUPORTER GARIS KERAS REAL MADRID :

Nama: Ultras Sur dan Orgulo Vikingo
Ideologi : ekstrim kanan,non politik
Teman : Brigadas Blequiazules (espanyol)
Musuh besar : Boixos Nois (barca),Frente Atlético (Atl. Madrid),Herri Norte Taldea,Abertzale Sur (Bilbao),Peña Mújika (R.Sociedad),Riazor Blues (Deportivo la Coruna)
Sekutu : 500
Himne : Himno Del Real Madrid Hala Madrid.

DUA TEMPAT SUCI UMAT ISLAM TERLIHAT BERKILAU DARI SATELIT AS



































SUBHANALLAH !
Dua Tempat suci umat islam, di lihat dari atas satelit, berkilau.


Masjid Nabawi dan Madinah




MEKKAH BERKILAU
MEKKAH BERKILAU –

Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang ‘diintai’ oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. 


Subhanallah.
(NASA Astronomy Picture of The Day)

sumber: GLORY ISLAM

Minggu, 10 Juli 2011

PEMAIN SEPAKBOLA MUSLIM DI KLUB-KLUB BESAR



































































Franck "Bilal" Ribéry (Bayern munchen) 



 










Franck Ribery memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005.Sebelum masuk lapangan, ia selalu berdoa. Istrinya seorang muslimah dan memiliki dua orang putri, Hiziya dan Shahin. Ia pernah mengatakan, “Islamlah yang memberikan saya kekuatan dalam dan luar lapangan.”.



Éric "Bilal" Abidal(Barcelona)

Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat. Kariernya di lapangan hijau kian moncer. Penggemar La Liga Spanyol pasti mengenal sosok Eric Abidal. Ia dikenal sebagai bek andal yang memperkuat FC Barcelona dan Timnas Prancis.


Nicolas Sebastien Anelka” Abdul Salam Bilal Anelka”(chelsea) 


Nicolas Anelka termasuk sebagai pesepakbola papan atas dunia. Memperkuat Chelsea, dia menjadi salah satu pemain utama jika tidak sedang dibebat cedera. Anelka menganut agama islam sajak umur 16 tahun.


Thierry Henry


Henry kerap mendorong agar setiap orang membaca al-Quran dan membaca lebih banyak lagi tentang agama Islam agar lebih mengenal agama.Tapi ,Banyak yang menganggap Henry memeluk agama Islam hanya isapan jempol belaka, banyak juga yang menilai mantan striker Arsenal ini masih memeluk agamanya lamanya. Tapi bukan untuk menjadi perdebatan, marilah kita kembalikan sendiri pada Henry dan Yang Di Atas.

Diaby Abou( arsenal )



Bakari Sagna(arsenal) 




Robin Van Persie(Arsenal) 


Van Persie adalah pemain kelahiran negeri Kincir Angin Belanda yang berdarah Maroko. Akan tetapi, sebelumnya dia bukanlah seorang muslim. Dia mulai masuk Islam setelah menikah dengan perempuan keturunan Belanda-Maroko, Bouchra. Menikah dengan istrinya, Bauchra yang beragama Islam, van Persie dikarunia seorang anak. Mereka tinggal di London, mereka kini menanti kelahiran anak keduanya.

Ibrahim Afellay (Barcelona)

Ibrahim Afellay menjadi salah satu pemain yang dianggap berbakat dalam persepakbolaan Belanda. Permainannya telah matang bersama PSV Eindhoven, bahkan mendapatkan penghargaan Eredivisie sebagai pemain terbaik 2007/08. Ibrahim Afellay terpilih sebagai "Moslim van het jaar" atau Muslim Tauladan di belanda.

Khalid Boulahrouz

Dalam sebuah wawancara ia mengatakan, “Saya berusaha sebisa mungkin untuk mengembangkan pengetahuan saya tentang Islam. Saya salat lima waktu setiap hari dan saya mengaji Al Quran. Saya belajar bahasa Arab, jadi saya bisa memahami lebih baik.”
“Mengaji Alquran, memberi saya kedamaian dan membuang stres yang ada. Saya berusaha untuk menjalaninya dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran sangat penting di situasi yang sulit, saya harus bisa mengatasinya. Kesabaran banyak manfaatnya.”


Sulleyman Ali “Sulley” Muntari(Inter Milan) 

Sulley Muntari merupakan muslim yang taat,dia tetap menjalankan puasa saat kompetisi seria-A berlangsung. Ada yang beda dalam selebrasi setelah dia mencetak gol ke gawang, Sulley Muntari segera sujud sebagai wujud rasa syukur; hal ini membuat banyak muslim Italia memujinya. Begitu juga ketika dia melakukan selebrasi dengan membuat huruf “C” di jarinya. Ada yang mengatakan itu inisial pacarnya, ada juga yang menyebutnya sebagai simbol bulan sabit yang identik dengan Islam.


Stephen Appiah(Bologna), 


Sempat bingung di awal karirnya di Italia karena sulit menemukan makanan yang halal.

Abdul Rahim Ayew (el zamalek ) 




Hakan Yakin (Lucerne) 


Hakan Yakin lahir di Bassel, Swiss, dari orang tua berkebangsaan Turki. Di besar di Münchenstein, perbatasan Jerman dan Perancis. Namanya memang sudah menunjukkan jati-dirinya, Yakın (i tanpa titik), yang berarti “dekat” atau “berdampingan”.

Blerim Dzemaili (Torino) 



Valon Behrami (West Ham) 



Gökhan Inler (Udinese) 



Mesut Ozil(Real Madrid)

Oezil tak pernah lupa berdoa sesuai ajaran Islam jika akan memasuki lapangan. Di sela waktu luangnya, dia pun selalu belajar al-Qur’an dan ilmu agama Islam.

Serdar Tasci (Vfb Stuttgart) 

Pemain belakang dari klub Stuttgart ini selalu berdoa di pinggir lapangan seperti muslim pada umumnya. Tak jarang pula, dia selalu bersujud kalau klubnya mendapat kemenangan. “Aku berdoa karena ingin tetap sehat dalam bermain dan timku bisa menghadapi tantangan dengan sukses,” kata Tasci.

Sami Khedira(Real Madrid) 

Muslim di Skuad Jerman ini adalah warga keturunan Tunisia yang terus dipromosikan sebagai 'pengganti peran' kapten skuad timnas Jerman Michael Ballack yang absen karena cedera,Sami khedira pernah membawa jerman menjuarai piala eropa 2009 U-21,saat itu dia menjadi kapten.



Yaya Toure dan Kolo Toure (Manchester City) 

Keluarga Touré ini akan membela timnas Pantai Gading. Dalam Eurosport 2005, yaya Toure dinobatkan sebagai pemain sepak bola muda terbaik di dunia. Keislaman Yaya di buktikan dengan seringnya mengirimkan donasinya untuk anak-anak miskin di Pantai Gading, negara dia berasal.sedangkan Kolo Habib Touré Saat masih membela Arsenal, dia tidak lupa mengajarkan anak-anak kecil mengaji di sebuah masjid kota London.

Salomon Kalou (Chelsea) 


Emanuel Eboue (Arsenal) 




Carlos Idriss Kameni (espanyol) 



Aboubakar Paté 
dan Mohamadou Idrissou 





Ayila Yussuf 
dan Lukman Haruna 





Samir Handanovic (Udinese)


Penjaga gawang Udinese ini dinilai sebagai salah satu kiper terbaik yang ada di kompetisi Serie A Italia. Banyak Klub elite dunia yang ingin mengunakan jasanya seperti tottenhan hostpur dan bayern munchen.

 




Miralem Sulejmani (AjaxAmsterdam) 

kelahiran Belgrade,Serbia 5 Desember 1988 ini, berasal dari suku Gorani, yaitu suku Islam Minoritas di daerah Balkan. Ayahnya berasal dari Kosovo. Pemain muda berbakat ini berhasil memboyong piala Johan Crujff tahun 2008 sebagai best talent of Holland 2008. Dia pemain termahal di Belanda. Dibeli Ajax dari SC Heerenveen dengan bandrol 16,25 juta euro.







Samir Nasri (Arsenal)



Nuri Sahin (Real Madrid)




Hatem Ben Arfa (Lyon)

http://s3.hubimg.com/u/2879230_f260.jpg

Hatem Ben Arfa adalah pemain internasional berbakat Prancis keturunan Tunisia,dan saat ini bermain  di Marseille. Ayahnya adalah seorang Tunisia, dan seluruh keluarganya adalah muslim.


Frederick 'Umar' Kanoute ( Sevilla)

http://s4.hubimg.com/u/2658871_f260.jpg


telah mempraktikkan Islam sejak umur 20 (dia sekarang 32). Dia menolak untuk mengenakan kemeja Sevilla sementara itu disponsori oleh 888.com situs perjudian, dan karena itu memakai versi gratis merek. Kanoute juga telahmembeli sebuah Masjid di Seville sebesar $ 700k setelah penyewaan nya telah habis.

 

 

Karim Benzema (Real Madrid)

http://3.bp.blogspot.com/_FzV9eOV6pYs/TSYHyksCgoI/AAAAAAAAAGA/lKjVnSm4woc/s200/karim+benzema.jpg

Karim Benzema dilahirkan di Perancis untuk orang tua Aljazair keturunanKabyle-, dan secara terbuka seorang Muslim.

 

El Hadji Diouf (Bolton)

http://3.bp.blogspot.com/_FzV9eOV6pYs/TSYHw_rUUxI/AAAAAAAAAF4/G3KGCt3MYGk/s200/el+hadji+diouf.jpg